Faktor Penyebab Kolesterol Tinggi

Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol (bahasa Inggris: waxy steroid) yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Merupakan sejenis lipid yang merupakan molekul lemak atau yang menyerupainya.

Kolesterol ialah jenis khusus lipid yang disebut steroid. Steroids ialah lipid yang memiliki struktur kimia khusus. Struktur ini terdiri atas 4 cincin atom karbon.

Steroid lain termasuk steroid hormon seperti kortisol, estrogen, dan testosteron. Nyatanya, semua hormon steroid terbuat dari perubahan struktur dasar kimia kolesterol. Saat tentang membuat sebuah molekul dari pengubahan molekul yang lebih mudah, para ilmuwan menyebutnya sintesis.

Hiperkolesterolemia berarti bahwa kadar kolesterol terlalu tinggi dalam darah.

Kolesterol dapat dibuat secara sintetik. Kolesterol sintetik saat ini mulai diterapkan dalam teknologi layar lebar (billboard) sebagai alternatif LCD.

http://holikulanwar.blogspot.com/2014/05/faktor-penyebab-kolesterol-tinggi.html
Tingginya kadar kolestrol dalam tubuh menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit. Pola makan sehat merupakan faktor utama untuk mengghindari hal ini.

Akan tetapi, tidak semua kolestrol berdampak buruk bagi tubuh. Hanya kolestrol yang termasuk kategori LDL saja yang berakibat buruk sedangkan jenis kolestrol [ HDL] merupakan kolestrol yang dapat melarutkan kolestrol jahat dalam tubuh.

Batas normal kolesterol dalam tubuh adalah 160-200 mg. Kadar kolesterol yang tinggi dapat diturunkan dengan simvastatin, tetapi simvastatin memiliki efek samping mempercepat timbulnya Katarak atau memperburuk Katarak bagi mereka yang sensitive terhadap obat ini, oleh karena itu sebaiknya gunakan Atorvastatin yang lebih sedikit efek sampingnya dan telah ada Generiknya pula.

Seorang dokter menyarankan konsumsi bekatul akan sangat baik bagi kesehatan dan menurunkan kadar kolesterol. Sebenarnya Serat apapun (Oats, Sayur, Buah) akan mengikat sebagian lemak dan dibuang bersama BAB, tetapi yang lebih utama adalah pengaturan makanan (diet).

Kadar Kolesterol pada usia 9 tahun dapat mencerminkan Kadar Kolesterol pada usia 40 atau 50 tahun. Di Texas, Amerika Serikat 1 dari 3 anak berusia 9-11 tahun mengalami Kolesterol Tinggi. Obesitas dapat memperburuk Kadar Kolesterol, tetapi 35 persen yang berbadan kuruspun dapat mengalami Kolesterol Tinggi.

Sebenarnya 70 persen Kadar Kolesterol dipengaruhi oleh Enzim Tubuh di Hati, tetapi Lemak Jenuh Berantai Panjang akan memperburuk Kadar Kolesterol dan terutama Lemak Trans yang Berantai Menengah, tetapi bersifat Stabil, tidak mudah/dapat memecah menjadi Rantai Pendek.

Oleh karena itu di beberapa Negara Bagian di AS, makanan ringan (snack) dan juga Restoran Cepat Saji, harus mencantumkan Kalori Total, Kalori dari Lemak dan juga Kadar TransFat. Tidak ada salahnya Screening Kolesterol mulai pada usia 9 tahun, cukup Pemeriksaan Kolesterol Total saja dan jika Kolesterol Totalnya melebihi 200, maka perlu lanjutan Pemeriksaan Kolesterol LDL (HDL tidak perlu dulu) dan juga Pemeriksaan Triglyceride. (Sumber : Wikipedia Indonesia).

Beberapa faktor yang menyebabkan kolesterol anda naik atau tinggi, diantaranya :

1. Pola Makan
Apa yang Anda makan, itulah tubuh Anda. Mau tidak mau, pola makan adalah salah satu penyebab kenaikan level kolesterol. Beberapa makanan yang mengandung kolesterol jahat antara lain, daging merah, otak, seafood, susu hewani, kuning telur, mentega, keju, minyak kelapa sawit. Semua makanan ini bukan berarti harus dihindari, tetapi harus dikonsumsi secukupnya.

Sementara itu makanan yang harus Anda waspadai karena mengandung kolesterol tinggi antara lain margarin, kue kering, cookies, keripik, dan camilan ringan lainnya.

2. Perut Buncit
Perut buncit tidak hanya menjadi sinyal bahwa penampilan Anda harus diperbaiki, karena perut buncit dan berat badan berlebih akan meningkatkan level triglycerides (kolesterol jahat) dan menurunkan HDL (kolesterol baik). Memiliki berat badan ideal dan perut rata adalah salah satu kunci sehat.

3. Aktivitas Harian
Malas-malasan, tidur, seharian di depan televisi atau komputer akan menaikkan level LDL atau kolesterol jahat dan menurunkan HDL atau kolesterol baik. Perbanyak aktivitas fisik, setidaknya jalan kaki di pagi hari atau berenang.

4. Usia dan Jenis Kelamin
Saat usia seseorang masuk di angka 20 tahun, secara alami level kolesterol akan mulai naik sedikit demi sedikit (karena itu harus Anda jaga). Pada pria, jika pola hidup baik, maka kolesterol akan mulai stabil di usia 50 tahun. Sedangkan pada wanita, kolesterol cenderung stabil hingga menopause. Setelah menopause, level kolesterol bisa meningkat sebanyak pria.

5. Jarang Cek Kesehatan
Usia muda bukan alasan untuk melewatkan berbagai medical check. Untuk melihat apakah kolesterol Anda stabil atau ada kemungkinan berpotensi mengalami kenaikan kolesterol, lakukan medical check rutin.

6. Riwayat Keluarga
Jika keluarga memiliki kolesterol tinggi, ada kemungkinan besar Anda akan mengalami hal yang sama. Maka seringlah menanyakan riwayat kesehatan keluarga kandung Anda. Dengan demikian, Anda dapat melakukan upaya untuk menstabilkan kolesterol jahat.

7. Kebiasaan Merokok
Anda pasti sudah cukup pintar untuk mengerti bahaya merokok. Merokok akan menurunkan kadar kolesterol baik, sehingga kolesterol jahat akan meningkat.

Untuk menurunkan angka kolesterol anda saya sarankan hindarilah hal-hal yang dapat memacu kolesterol meninggi. Semoga bermanfaat.