Tips Mencegah Dan Mengobati Sakit Gigi

Berbicara masalah sakit gigi, ini merupakan masalah kesehatan yang bisa dialamai siapa saja tidak melihat jenis kelamin dan usia. Sakit gigi bisa dialami oleh orang dewasa, remaja dan anak-anak. Kalo dialami oleh orang dewasa dan remaja masih mendingan, mereka bisa dikatakan bisa menahan rasa sakitnya.

Nah kalau dialami anak-anak kan kasian kalo melihat mereka nangis karena gak kuat menahan sakitnya.Yang pernah mengalami Sakit Gigi pasti tahu banget bagaimana rasa sakitnya sakit gigi. Makan susah, ngomong sakit, sulit tidur,

bahkan mendengar suara yang agak keras sajah bikin sakinya nambah. Orang sakit gigi biasanya sensitif sekali,mereka biasanya ingin suasana yang tenang dan tidak mau diganggu.

http://holikulanwar.blogspot.com/2014/08/tips-mencegah-dan-mengobati-sakit-gigi.html
Karena saya tahu bagaimana menderitanya orang yang mengalami sakit gigi dan saya pernah mengalaminya sendiri. Maka dari itu kali ini saya mau berbagi Tips Mencegah Dan Mengobati Sakit Gigi untuk anda. Berikut ini Tips Mencegah Dan Mengobati Sakit Gigi yang saya bagikan.

Penyebab Sakit Gigi

Ada anyak faktor yang bisa menyebabkan sakit gigi, dan yang memenpati urutan pertama dalah karena gigi yang berlubang. Gigi yang berlubang bukanlah disebabkan ulat seperti anggapan orang pada zaman dahulu. Teori ini bertahan hingga tahun 1700-an hingga Willoughby Miller seorang dokter gigi Amerika yang bekerja di Universitas Berlin menemukan penyebab pembusukan gigi. Ia menemukan bahwa lubang gigi disebabkan oleh pertemuan antara bakteri dan gula. Bakteri akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi asam yang menyebabkan lingkungan gigi menjadi asam (lingkungan alami gigi seharusnya adalah basa) dan asam inilah yang akhirnya membuat lubang kecil pada email gigi.

Saat lubang terjadi pada email gigi, kita belum merasakan sakit gigi. Tetapi, lubang kecil pada email selanjutnya dapat menjadi celah sisa makanan dan adanya bakteri akan membuat lubang semakin besar yang melubangi dentin. Pada saat ini kita akan merasakan linu pada gigi saat makan. Bila dibiarkan, lubang akan sampai pada lubang saraf sehingga kita akan mulai merasakan sakit gigi. Proses ini tidak akan berhenti sampai akhirnya gigi menjadi habis dan hanya tersisa akar gigi.

Sakit gigi tidak dapat dipandang sebelah mata seperti anggapan beberapa orang, karena bila didiamkan, dapat membuat masalah baru yaitu gusi menjadi bengkak dan meradang. Selain itu gigi berlubang dapat menjadi sarana saluran masuknya kuman penyakit menuju saluran darah yang dapat menyebabkan penyakit ginjal, paru-paru, jantung maupun penyakit lainnya.wah mengerikan juga yah?????

Agar tidak semakin bertambah parah, maka bila Anda memiliki gigi berlubang sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter gigi untuk mengobatinya. Walaupun banyak orang tidak suka pergi ke dokter gigi dengan alasan tidak peduli dengan keadaan gigi, khawatir biayanya mahal, takut atau malu diejek karena gigi yang rusak, namun pergi ke dokter gigi adalah solusi terbaik untuk mengatasi sakit gigi. Gigi berlubang tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Walaupun, mungkin setelah menderita sakit gigi, rasa sakitnya dapat hilang tetapi tidak memperbaiki keadaan gigi. Gigi akan tetap berlubang, bahkan lubangnya akan terus semakin membesar.

Maka Solusinya adalah dengan menambal atau mencabut gigi anda. Langkah yang umumnya akan diambil dokter gigi adalah menambal gigi yang rusak, bila lubangnya belum terlalu besar. Tetapi, bila kita merasakan sakit gigi, proses penambalan tidak dapat langsung dilakukan karena dengan demikian gas dalam gigi tidak dapat keluar. Dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit atau akan mematikan saraf gigi agar kita tidak tersiksa dengan rasa sakitnya. Pada kunjungan selanjutnya barulah gigi akan dibersihkan dan ditambal sementara, penambalan secara permanen dilakukan pada kunjungan berikutnya lagi.

Bila lubang terlalu besar dan tidak memungkinkan untuk ditambal, berarti gigi harus dicabut. Sama seperti proses penambalan gigi, maka gigi juga tidak dapat langsung dicabut saat gigi masih terasa sakit. Hal ini disebabkan saat kita merasakan sakit gigi, maka obat anestesi (obat kebal agar tidak terasa sakit saat gigi dicabut) tidak dapat menembus akar gigi, sehingga saat dicabut akan menyebabkan sakit yang luar biasa. Proses pencabutan gigi baru bisa dilakukan saat gigi sudah tidak terasa sakit dan untuk menghilangkan rasa sakit dokter akan mematikan saraf gigi.

Bagi anda Yang Sudah terlanjur Sakit Gigi dan takut untuk pergi ke dokter anda bisa mencoba Mengobati Sakit Gigi anda dengan menggunakan ramuan tradisional atau bahan bahan alami.Informasinya bisa anda baca pada artikel Obat Sakit Gigi Tradisional  Paling Manjur.

Penyebab lainya karena kita memeiliki gigi yang sensitif dan salah satu penyebabnya karena kita tidak meperhatikan makanan dan minuman yang kita konsumsi. Mengkonsumsi makanan dan  minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat menyebabkan ngilu gigi dan  membuat gigi yang sensitif. Solusinya adalah dengan menghindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin. Gunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif untuk membersihkan gigi anda.

Tips Mencegah Sakit Gigi

Karena yang paling Umum penyebab sakit gigi adalah gigi yang berlubang maka cara untuk mencegah sakit gigi itu sendiri anda harus memperhatikan tips berikut ini.

Memeriksa kesehatan gigi secara rutin
Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali walaupun Anda tidak merasakan sakit gigi. Hal ini diperlukan agar dokter dapat mendeteksi lubang kecil yang terjadi pada gigi dan dapat ditangani segera agar lubang tidak semakin besar. Dapat juga dideteksi bagian gigi yang tidak rata atau berlekuk yang dapat menyebabkan gigi sulit dibersihkan.

Menyikat gigi secara teratur dan pada waktu yang tepat
Pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur dan setelah makan  adalah waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Air liur tidak banyak keluar pada waktu kita tidur, sehingga gigi akan rusak bila Anda membiarkan sisa makanan pada gigi tanpa menyikatnya. Air liur berguna untuk memlinfungi gigi dari bakteri penyebab gigi berlubang.

Menyikat gigi dengan cara yang benar
Walau menyikat gigi telah dilakukan secara teratur namun bila dilakukan dengan cara yang tidak benar, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Cara yang benar adalah dengan menyikat ke arah bawah untuk gigi depan (gigi seri) bagian atas, menyikat gigi ke arah atas untuk gigi depan bagian bawah dan menyikat secara mendatar untuk gigi geraham. Menyikat gigi geraham hendaknya dilakukan lebih lama, karena pada gigi ini berpotensi menempelnya sisa-sisa makanan.

Berkumur setelah makan
Menyikat gigi tidak mungkin dilakukan sehabis kita makan, maka cara terbaik adalah berkumur-kumur agar sisa makanan tidak terus menempel dan mengurangi keadaan asam dalam gigi.
Gunakan benang gigi untuk mengeluarkan sisa makanan

Sisa makanan yang tertinggal, hendaknya tidak dikeluarkan dengan menggunakan tusuk gigi. Penggunaan tusuk gigi dapat menyebabkan celah antar gigi semakin besar disamping dapat menyebabkan luka pada gusi.

Pilih pasta gigi yang mengandung fluorida
Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida. Zat ini merupakan salah satu bahan pembentuk email gigi. Adanya zat ini dapat mencegah pembusukan pada gigi. Untuk yang bergigi sensitif gunakan pasta gigi yang khusus untuk gigi sensitif.

Makan makanan yang berserat
Mengkonsumsi sayuran atau buah terbukti dapat membuat gigi lebih kuat dan mencegah terjadinya gigi berlubang.

Kurangi makanan yang mengandung gula dan tepung
Makanan jenis ini bila tertinggal di gigi dan adanya bakteri akan menyebabkan asam yang membuat gigi berlubang. Untuk anak anak kurang makan gula gula dan coklat.

Kurangi dan hindari makanan atau minuman yang terlalu panas atau dingin.
Makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat menyebabkan ngilu gigi dan membuat gigi anada jadi sensitif.